Ayah engkau korbankan segalanya untuk ku... Engkau bertarung melawan hujan demi melihat ku tersenyum, engkau abaikan badai yang menerpa mu demi melihat ku tertawa...
Ayah, sang pemilik senyum penuh luka... Dia tempat ku curahkan kesepian malam ku, menatap tajam melihat masa depan ditangan mu... Dihati mu hanya ada satu impian, melihat ku bahagia tanpa beban!
Ayah, aku melihat mu menangis, meratapi kepedihan hari demi hari yang kau jalani! Tapi kau tidak sedikit pun menyerah... Engkau melangkah terus hingga akhirnya air mata ini menetes melihat mu terluka
Ayah, engkau malaikat pelindung ku... Ditangan mu yang kasar, ku temukan sebuah harapan... Satu kesempatan yang akan mengubah keadaan ini, masa depan
No comments:
Post a Comment